Kamis, 12 April 2012

Efek racun serangga tomcat pada kulit

Efek racun serangga tomcat pada kulit

 

 manusia yang menyerang perumahan di Surabaya telah meresahkan masyarakat. Banyak warga yang bertanya-tanya apa sebenarnya racun serangga tomcat itu dan apa efek racun serangga tomcat pada kulit. Benarkah racun serangga tomcat lebih berbahaya dari racun kobra? Agar tidak terpengaruh oleh berita simpang siur yang meresahkan, mari kita pahami bersama:

Nama Racun Serangga Tomcat

Struktur Pederin
Struktur kimia pederin
Racun serangga tomcat ini bernama Pederin. Pederin adalah amida (senyawa kimia organik) beracun yang menyebabkan bengkak dengan dua cincin tetrahidropiran, ditemukan pada hemolimf dari genus kumbang Paederus, termasuk didalamnya lalat Nairobi, milik keluarga Staphylinidae. Formula molekul dari pederin ini adalah C25H45NO9. Hemolimf adalah sejenis cairan yang terkandung dalam sistem kardiovaskular serangga. Produksi pederin pada serangga ini bergantung pada aktivitas endosimbion yang hidup di dalam kumbang paederus ini. Endosimbion (dari bahasa Yunani: ἔνδον endon “didalam”, σύν syn “bersama” dan βίωσις biosis “kehidupan”) adalah bakteri yang hidup di dalam tubuh atau sel organisme lain. Produksi pederin ini sebagian besar terbatas pada kumbang tomcat betina dewasa, sementara pada kumbang larva atau jantan hanya menyimpan pederin yang diperoleh secara maternal (yaitu melalui telur) atau konsumsi. Jadi sebenarnya racun dari serangga tomcat bukan dari gigitan/sengatannya, melainkan dari senyawa kimia organik bernama pederin yang mengenai kulit ketika tubuh serangga ini dihancurkan. Jadi selama tubuh serangga tomcat ini utuh, tidak terluka atau dihancurkan, tidak akan ada efek apapun pada kulit kita.

Efek Racun Serangga Tomcat Pada Kulit

Paederus Dermatitis - efek racun serangga tomcat
Berdasarkan informasi dari “U.S. Army Public Health Command (Provisional), Entomological Sciences Program” yang saya baca, pederin menembus kulit kita secara perlahan. Ketika kulit kita awalnya terpapar racun pederin, mungkin tidak ada atau hanya sedikit efek yang ditimbulkan. Dermatitis akut, peradangan, ruam kemerahan muncul 12-36 jam setelahnya. Ruam kemudian menjadi luka seperti melepuh yang mengering menjadi berkerak dan bersisik dalam satu minggu. Ruam itu telah diketahui untuk benar-benar sembuh setelah dirawat selama 2-3 minggu. Penyakit kulit akibat racun pederin dari kumbang tomcat ini disebut dermatitis paederus. Jadi, benarkah pederin sangat beracun, lebih kuat dari racun kobra? Ya, mungkin saja jika tertelan. Pederin menghambat sintesis protein dan mencegah pembelahan sel. Jika secara tidak sengaja kulit kita terpapar racun pederin (misal menepuk serangga tomcat yang hinggap di kulit kita hingga hancur), segeralah bilas daerah yang terkena racun dengan air dan sabun. Karena pederin menembus kulit secara perlahan, langkah ini akan menghilangkan sebagian besar racun sebelum melukai kulit kita. Kontak dengan racun pederin dari serangga tomcat ini pada sebagian kecil kasus menimbulkan perubahan permanen pada pigmentasi kulit di area yang terkena. Namun sebagian besar kasus, kulit yang terkena racun pederin benar-benar sembuh secara penuh setelah 2-3 minggu tanpa efek jangka panjang.
Lytta Vesicatoria
Lytta Vesicatoria yang mengeluarkan racun Cantharidin
Dari keterangan di atas, sebenarnya kita mengetahui bahwa serangga tomcat tidak menyerang kita. Kulit kita melepuh karena racun yang berasal dari tubuh serangga tomcat yang hancur. Jadi selama kita tidak meremukkan/memencet tubuh serangga tomcat, tidak akan ada risiko kulit melepuh karena racun pederin. Kemungkinannya adalah serangga tomcat itu tergencet tubuh kita ketika tidur, jatuh/hinggap di tubuh kita dan kita reflek menepuknya. Setelah kita mengetahui efek racun serangga tomcat pada kulit, kita tahu bagaimana menghadapi serangga tomcat ini. Kita tidak perlu merasa kuatir secara berlebihan atau panik, karena efek racun serangga tomcat pada kulit akan pulih setelah dirawat selama 2-3 minggu.

Pederin atau Cantharidin?

Struktur Kimia Cantharidin
Struktur Cantharidin
Meskipun sama-sama dapat menimbulkan luka melepuh, pederin dan cantharidin adalah 2  senyawa kimia yang berbeda dan berasal dari keluarga kumbang yang berbeda. Jika pederin banyak terdapat pada serangga tomcat betina, maka Cantharidin berasal dari sekresi blister beetle jantan yang diberikan kepada kumbang betina ketika mereka kawin. Kumbang betina kemudian menggunakan cantharidin untuk melindungi telur mereka dari predator. Formula molekul Cantharidin adalah C10H12O4. 



10 Tips Menghadapi Serangga Tomcat berikut ini:
  1. Jika ada menemukan serangga ini, jangan dipencet, agar racun tidak mengenai kulit. Masukkan ke dalam plastik dengan hati-hati, terus buang ke tempat yang aman.
  2. Hindari terkena kumbang ini pada kulit terbuka.
  3. Usahakan pintu tertutup dan bila ada jendela diberi kasa nyamuk untuk mencegah kumbang ini masuk.
  4. Tidur menggunakan kelambu jika memang di daerah anda sedang banyak masalah ini.
  5. Bila serangga banyak sekali, maka dapat juga lampu diberi jaring pelindung untuk mencegah kumbang jatuh ke manusia.
  6. Jangan menggosok kulit dan atau mata bila kumbang ini terkena kulit kita.
  7. Bila kumbang ini berada di kulit kita, singkirkan dengan hati-hati, dengan meniup atau mengunakan kertas untuk mengambil kumbang dengan hati-hati.
  8. Lakukan inspeksi ke dinding dan langit-langit dekat lampu sebelum tidur. Bila menemui, segera dimatikan dengan menyemprotkan racun serangga. Singkirkan dengan tanpa menyentuhnya.
  9. Segera beri air mengalir dan sabun pada kulit yang bersentuhan dengan serangga ini.
  10. Bersihkan lingkungan rumah, terutama tanaman yang tidak terawat yang ada di sekitar rumah yang bisa menjadi tempat Kumbang Paederus.

1 komentar: